Tampilkan postingan dengan label About Accounting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Accounting. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Januari 2013
Selasa, 09 Oktober 2012
Rasio Lap. Keuangan
dalam menganalisis dan menginterpretasikan
laporan keuangan perusahaan dilakukan perhitungan analisis rasio yang
dapat memberikan gambaran kepada penganalisis mengetahui keadaan
keuangan perusahaan dan juga dibandingkan dengan data pembandingnya.
Menurut Weston et al. (1998) menulis, “Dari sudut investor, meramalkan
masa mendatang merupakan hal terpenting dari analisis laporan keuangan,
sedangkan dari sudut manajemen, analisis laporan keuangan berguna
sebagai cara untuk mengantisipasi keadaan di masa mendatang dan, yang
lebih penting, sebagai titik tolak bagi tindakan perencanaan yang akan
mempengaruhi jalannya kejadian di masa mendatang”(h. 294).
Mengacu pada pendapat Munawir (2002)
menyatakan bahwa analisis rasio merupakan suatu perhitungan analisis
berdasarkan pos-pos yang ada pada satu laporan atau kombinasi antar
laporan yang digunakan untuk menentukan tingkat likuiditas,
solvabilitas, dan profitabilitas perusahaan. Dengan mengacu pada
pendapat Munawir (2002) mengklasifikasikan analisis rasio keuangan
menjadi sebagai berikut: rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, dan rasio rentabilitas.
Senin, 10 September 2012
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi adalah serangkaian
prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan
didistribusikan ke para pengguna.
Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagi menjadi 2 yang
utama yaitu : Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi.
ubsistem sistem informasi akuntansi terdiri dari 5
sistem, yaitu :1. Sistem Pengeluaran (expenditure system)
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan
sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang
ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.
2. Sistem Pendapatan (revenue system)
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang
dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari
mereka.
3. Sistem Produksi (production systeme)
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan
bentuk suatu sumber ekonomi.
4. Sistem Manajemen Sumber Daya (resources
management system)
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen
dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).
5. Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general
ledger and financial accounting)
Laba Ditahan
Ø Laba Ditahan
Laba Ditahan ( Laba Tidak dibagi)
merupakan modal yang berasal dari dalam perusahaan yaitu kumpulan laba dan rugi
sampai saat tertentu sesudah dikurangi deviden yang dibagi dan jumlah yang
dipindahkan ke rekening modal. Rugi laba ini dapat berasal dari:
a) Rugi
laba usaha;
b) Rugi
laba kegiatan yang tidak rutin seperti laba penjualan aktiva tetap;
c) Koreksi
atas laba tahun-tahun lalu.
Apabila
rekening laba ditahan menunjukkan saldo
debit maka disebut defisit. Laba ditahan dapat digunakan untuk beberapa tujuan
sebagai berikut:
1)
Pembagian dividen
2)
Pembelian treasury stock
3)
Pembatasan laba ditahan untuk
tujuan-tujuan tertentu (appropriations)
4)
Rekapitalisai
5)
Penyerapan kerugian
Pencatatan
laba ditahan hendaknya dipisahkan dari modal disetor agar dapat diketahui
sumber masing-masing modal. Dalam Neraca jumlah laba ditahan terdiri dari dua
golongan rekening yaitu:
1. Laba
ditahan yang masih bebas
2. Laba
ditahan yang sudah mempunyai tujuan penggunaan
Langganan:
Postingan (Atom)